Perawatan Chiller System

Produksi barang yang sangat efektif mampu mendongkrak surplus pendapatan suatu perusahaan. Untuk menghasilkan produksi yang optimal tersebut, maka kinerja mesin-mesin pun harus lancar dan efektif.

Efektif tersebut dalam arti besarnya angka penurunan waktu kerja  mesin seminimal mungkin. Untuk meminimalisir angka downtime tersebut maka diperlukan perawatan mesin chiller secara rutin sehingga mesin-mesin tersebut tidak banyak mengalami trouble. Perawatan tersebut sangat efektif dalam meminimalisir trouble mesin.
Demikian pula dengan mesin Water Cooled Chiller. Mesin ini pun membutuhkan perawatan tertentu untuk mengefektifkan kinerjanya. Perawatan mesin chiller, dibagi dalam beberapa tingkatan, diantaranya cek / control harian, perawatan mingguan, bulanan, dan 4 bulanan. Masing-masing perawatan memiliki beberapa aspek yang harus dilakukan, artikel terkait cara memperbaiki krusakan pada chiller

Cek / Control harian

Memulai pengecekan, yang pertama pastikan terlebih dahulu bahwa compressor chiller berjalan normal. Kemudian periksa apakah icy water tersirkulasi, serta periksa kondisi panel chiller. Pastikan tidak ada trouble pada chiller tersebut. Selanjutnya periksa beberapa item di bawah ini dan masukkan dalam lembar checklist harian sesuai dengan prosedur kerjanya.
Temperatur pada display chiller

  1. Low Pressure Compressor 1
  2. Low Pressure Compressor 2
  3. High Pressure Compressor 1
  4. High Pressure Compressor 2
  5. Tekanan icy water yang tersirkulasi

 

Display Chiller

Untuk temperature chiller, usahakan jangan sampai melebihi batas yang telah ditentukan. Jika temperature chiller tidak sesuai dengan suhu normal, segera lakukan pengecekan pada chiller yang lain ( jika ada ). Mungkin ada chiller yang trouble.
Temperatur air chiller yang terlalu panas, menyebabkan pendinginan mesin injection kurang optimal, sehingga temperature mesin injection menjadi panas pula. Selain itu, produksi pun menjadi jelek. Untuk low pressure dan high pressure, dapat dilihat pada pressure gauge. Standar untuk low pressure adalah 35 – 50 psi. sedangkan untuk high pressure standarnya adalah 170 – 300 psi.